Apa yang Dimaksud Nilai Ambang Batas (NAB)?


Nilai Ambang Batas NAB

Dalam pembahasan mengenai berbagai topik kita sering mendengar istilah ambang batas atau nilai ambang batas. Istilah ambang batas sering digunakan untuk menyatakan status suatu kondisi berdasarkan penilaian sifat tertentu dari kondisi tersebut. Jika anda belum paham mengenai arti istilah ambang batas, berikut ini pembahasannya.

 

Arti Kata Ambang

Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) ambang adalah balok yang melintang antara dua tiang pintu atau jendela atau kayu palang yang berada di antara dua tiang. Ini adalah makna harfiah atau makna denotatif dari kata ambang. Kalimat yang mudah dipahami mengenai arti kata ambang antara lain sebagai berikut.

  • Dia berdiri di ambang pintu sehingga menghalangi orang yang keluar masuk
  • Saya sengaja duduk di ambang jendela untuk menikmati semilir angin dari luar
  • Kiper itu berhasil menangkap bola tepat diambang gawangnya
  • Kami berfoto bersama di ambang gapura bumi perkemahan

Selain dari makna denotatif, kata ambang juga memiliki mana konotatif. Makna konotatif dari kata ambang adalah “saat mendekatnya kejadian atau peristiwa”. Pada kenyataannya kita mungkin lebih sering mendengar penggunaan makna konotatif kata ambang daripada makna denotatifnya. Contoh-contoh kalimat yang menggunakan makna konotatif dari kata ambang antara lain sebagai berikut.

  • Perusahaan itu berada diambang kebangkrutan karena sering merugi
  • Jembatan bambu itu diambang keruntuhan karena lapuk
  • Tim badminton kami berada diambang juara karena berhasil masuk final
  • Pejabat itu sedang diambang pemecatan karena terlibat kasus korupsi

 

Arti Kata Ambang Batas

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti ambang batas adalah tingkatan batas yang masih dapat diterima atau ditoleransi. Dalam hal ini, jika batas yang ditentukan tersebut dilampaui maka tidak dapat lagi diterima atau ditoleransi. Sebagai contoh jika dalam sebuah kelas diberlakukan aturan bahwa seorang murid yang terlambat lebih dari 15 menit maka tidak diizinkan mengkuti pelajaran yang sudah dimulai oleh guru pengajar. Maka dikatakan bahwa ambang batas waktu keterlambatan yang dapat diterima adalah 15 menit. Jika seorang murid hadir lebih dari 15 menit, artinya ia sudah melewati batas ambang waktu keterlambatan.

 

Nilai Ambang Batas (NAB)

Nilai ambang batas adalah angka besaran yang masih dapat diterima atau ditoleransi dalam penetapan status suatu kondisi. Status suatu kondisi terpenuhi jika nilai ambang batas tidak terlampaui. Jika nilai batas ambang terlampaui maka berlaku kondisi lainnya. Sebagai contoh nilai ambang batas angka kolesterol normal adalah 199 mg/dL. Jika seseorang memiliki nilai angka kolesterol 200 mg/dL atau lebih maka dikatakan angka kolesterolnya di atas normal. Artinya angka kolesterolnya terlalu tinggi, melebihi angka normal.
Berikut ini beberapa contoh nilai ambang batas.

  • Nilai ambang batas kolesterol darah normal adalah 199 mg/dL
  • Nilai ambang batas kelulusan ujian praktek adalah 70
  • Nilai ambang TOEFL minimal untuk calon penerima beasiswa luar negeri adalah 500
  • Nilai ambang batas kebisingan di tempat kerja adalah 85 dB

Sumber: ukurandansatuan.com

Leave a Comment